15 Jenis Bubur Khas Nusantara, dari Gurih hingga Legit

Bisa dinikmati sebagai menu utama atau sajian penutup

15 Jenis Bubur Khas Nusantara, dari Gurih hingga Legit

penulis:

Dian Rahma Fika Alnina

Bagikan:

Bubur adalah makanan berbahan dasar beras yang memiliki tekstur lembut karena kandungan airnya tinggi. Makanan ini termasuk salah satu warisan kuliner Tiongkok yang melebur dalam kebudayaan Indonesia. 

Dengan beberapa penyesuaian bahan dan cara penyajian, ada beragam jenis bubur yang menjelma jadi makanan khas daerah. Aneka jenis bubur yang tersebar di penjuru Nusantara itu tersedia dalam versi manis hingga asin. 

Bahkan selain jadi menu favorit untuk sarapan, bubur juga merupakan simbol seremonial yang muncul di acara adat.

Posisi bubur yang fungsional tersebut akan dijelaskan lebih jauh dalam macam-macam bubur asli Indonesia, yang merujuk buku Wisata Kuliner Indonesia: Cerita Bubur Nusantara karya Tim Redaksi Femina berikut.

1. Bubur ase khas Betawi

potret bubur ase
potret bubur ase (Google Maps/rifa7717)

Bubur ase memiliki penampilan kontras dibanding jenis bubur lain yang cenderung putih kekuningan. Warnanya yang cokelat pekat berasal dari siraman kuah semur yang membanjir piring. 

Ase sendiri kependekan dari asinan semur yang menjadi dua komposisi utama lauk untuk bubur. Pelengkap bubur ase adalah potongan daging sapi, kentang, tahu dan sayur yang diasinkan. 

Kamu akan mendapati asinan sawi, wortel, kol, timun, dan taoge yang sedikit kecut. Rasa asam itu menjadi elemen penyeimbang untuk kuah yang manis dari kecap. Terakhir, kerupuk dan kacang tanah goreng akan ditabur sebagai penyempur hidangan asli Betawi ini.

2. Bubur ayam khas Sukabumi

potret bubur ayam sukabumi
potret bubur ayam sukabumi (Google Maps/Nikitarani Permata Dewi)

Kalau kamu memesan satu porsi bubur ayam sukabumi, kamu akan mendapatkan penyajian terpisah untuk topping-nya yang berlimpah. Semangkuk bubur yang gurih ditambahi irisan cakwe, dan kulit pangsit di atasnya.

Sementara mangkuk lain berisi cah sawi asin, tahu goreng, semur kentang, potongan ayam kampung, dan irisan mentimun. Kuah bubur ayam sukabumi menggunakan racikan bumbu soto, jadi sangat cocok dicampur dengan lauk. 

Satu porsi yang sangat mengenyangkan ini pasti membuatmu lapar saat mencium aromanya wangi khas bawang goreng disiram kuah panas. 

3. Bubuh mengguh khas Bali

potret bubuh mengguh
potret bubuh mengguh (Google Maps/Bagus Oka)

Bubuh adalah penyebutan bubur untuk orang Bali. Keunikan jenis bubur ini terletak pada pelengkap urap sayur kacang panjang yang menggunung di atas piring.

Saat diaduk, serundeng berbumbu pedas bisa memunculkan sensasi sedap pada bubur mengguh. Untuk lauknya kamu bisa mencicipi suwiran ayam dan telur rebus yang gurih. 

Tak boleh terlewat, taburan kacang tanah dan bawang goreng adalah pelengkap wajib untuk teman makan bubur. 

4. Bubur kanji rumbi khas Aceh

potret bubur kanji rumbi aceh
potret bubur kanji rumbi aceh (Google Maps/cut mira)

Berasal dari kota Serambi Mekah, jenis bubur ini kaya akan rempah-rempah yang mengingatkan pada rasa kari. Aneka bumbu seperti bunga lawang, kayu manis, pala, merica, adas manis, ketumbar, jahe, dan bawang merah diracik bersama adonan bubur.

Potongan daging ayam yang dimasukkan saat memasak juga membuat bubur kanji rumbi makin sedap. Kamu bisa merasakan kepekatan rempah dipadukan dengan gurihnya sari pati ayam, dalam semangkuk bubur kanji rumbi ini. 

Tak jarang, udang rebus juga ditambahkan dalam penyajian untuk memperkaya rasa. Lengkap dengan taburan seledri dan bawang goreng, kelezatan bubur kanji siap menghadang rasa lapar!

5. Bubbor paddas asli Sambas

potret bubur pedas pontianak
potret bubur pedas pontianak (Google Maps/Ana Westy)

Berasal dari kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar), jenis bubur ini berwarna kecokelatan karena menggunakan beras tumbuk yang disangrai. 

Sebagai makanan khas suku Melayu, bubbor paddas awalnya adalah hidangan yang hanya ada di acara adat atau kerajaan. Namun, kini bubbor paddas bebas dinikmati masyarakat dan disukai karena terkenal lezat. 

Kelapa parut yang ditambahkan sewaktu menanak bubur makin mempertegas rasa gurih yang muncul. Isiannya berupa daun pakis, kacang panjang, taoge, kangkung, dan daun kesum yang hanya ada Kalbar. 

Pemungkas hidangan yang kerap disebut bubur pedas ini adalah teri dan kacang tanah goreng, yang menghadirkan tekstur krispi. 

6. Bubur tinutuan khas Manado

potret bubur tinutuan manado
potret bubur tinutuan manado (Google Maps/Yutmen Soru)

Bubur tinutuan khas Manado adalah jenis bubur yang sudah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Hidangan ini terbuat dari beras yang dimasak bersama sayuran seperti kankung, daun melinjo, dan daun kemangi. 

Ciri otentik pada bubur tinutuan adalah penambahan umbi-umbian dan jagung manis pipil sehingga menghasilkan warna kuning cerah. Tak lupa potongan ikan tongkol atau asin juga ikut serta menambah rasa gurih. 

Sambal dabu-dabu atau sambal bakasang juga tak ketinggalan melengkapi bubur tinutuan yang sedap.

Baca Juga: ​10 Resep Masakan Khas Manado yang Terkenal Lezat 

7. Bubo pedas khas Riau

potret bubur pedas riau
potret bubur pedas riau (Google Maps/Novandi)

Riau juga memiliki jenis bubur yang dipengaruhi oleh budaya melayu, jadi namanya terdengar serupa dengan bubbor paddas ala Sambas. Bubo pedas ini berwarna kecokelatan karena dibuat dari gilingan beras yang disangrai.

Dalam bubo pedas ada kacang tanah, kacang panjang, jagung, jamur kuping, hingga makaroni. Semua bahan itu ditumis dengan bumbu terasi yang wangi, serta ditambah cabai yang menghasilkan rasa pedas.

Bahan terpenting yang tak boleh terlewat adalah daun kesum dan ikan asap yang telah disuwir. Rasa gurih dari tenggiri atau tongkol suwir menambah kelezatan bubo pedas di tiap suapan.

8. Bubur suro khas Jawa

bubur suro
ilustrasi bubur suro khas tahun baru Islam (youtube.com/dapuroiki)

Sampai kini, masih ada jenis bubur yang digunakan sebagai pelengkap kegiatan adat, termasuk bubur suro. Bubur yang disajikan dengan kuah santan ini muncul dalam perayaan tahun baru Islam di suku Jawa. 

Setelah tanggal 10 Suro, umat muslim di Jawa melakukan syukuran atas nikmat dari Tuhan dengan memanfaatkan bubur suro. Konon, tradisi ini berangkat dari pengungkapan rasa syukur atas selamatnya Nabi Nuh AS dari banjir bandang.

Bubur suro dilengkapi dengan lauk opor dan sambal goreng hati. Selain itu kamu bisa bekreasi dengan pugasan lain yang kamu sukai.

9. Bubur abang-putih khas Jawa

potret bubur abang-putih
potret bubur abang-putih (flickr.com/Yuni Bernadeta)

Jenis bubur yang muncul dalam acara hajatan muslim di Jawa adalah bubur abang-putih. Bubur putih terbaut dari beras dan santan, sedang bubur abang (merah) terbuat dari beras dan gula merah. 

Abang di sini mewakili simbol darah yang merujuk pada sosok ibu, sedangkan putih adalah adalah. Kedua simbol itu mengumpamakan penyerahan diri pada Tuhan, sebuah pengakuan ketidakberdayaan diri yang hanya berupa darah merah dan darah putih. 

Bubur abang-putih memiliki rasa asin dan manis, yang bisa disantap sebagai kudapan.

10. Bubur injin khas Bali

potret bubur injin
potret bubur injin (flickr.com/Peter Connolly)

Bubur injin adalah jenis bubur manis yang terbuat dari ketan hitam. Rasa bubur asal Bali ini manis karena menggunakan gula merah. 

Kuah santan yang direbus bersama ketan hitam menghadirkan gurih yang pas di lidah. Bubur injin biasa ditemukan di jam sarapan, atau juga menjadi makanan penutup setelah menyantap hidangan berat. 

Santan kental akan disajikan terpisah untuk membuat bubur semakin pekat dan beraroma. 

11. Bubur sumsum

potret bubur sumsum
potret bubur sumsum (flickr.com/ bundaagnes)

Sebagian dari kamu mungkin sudah akrab dengan bubur sumsum yang kerap hadir di acara hajatan. Bubur berwarna putih dengan kuah yang kontras ini memang menjadi lambang syukur dari tradisi selametan di Jawa.

Terbuat dari tepung beras yang dimasak dengan santan, bubur sumsum disajikan dengan larutan gula merah yang manis dan gurih. Saat dicicipi, bubur ini bertekstur lembut dengan wangi khas daun pandan yang menggugah selera.

12 Bubur candil khas Semarang

potret bubur candil
potret bubur candil (flickr.com/Lia Soehartono)

Bubur candil adalah makanan khas Semarang yang memiliki isian seperti biji salak. Kendati mirip, tapi biji salak sendiri berasal dari Betawi.

Meski sama-sama bulat, khusus bubur candil bola-bolanya terbuat dari adonan tepung beras ketan dan air. Sementara biji salak dibijin dari campuran ubi jalar dan tepung tapioka. 

Penyajian bubur candil ditemani kuah santan kental, yang dilarutkan dengan gula kelapa dan daun pandan. Teksturnya yang kenyal bisa membuat ketagihan. 

13. Bubur sagu khas daerah Timur

potret bubur sagu
potret bubur sagu (flickr.com/mon_diane)

Dari Ambon dan Maluku, jenis bubur manis juga bisa dicicipi dari panganan bernama bubur sagu. Pertama-tama sagu yang telah direndam akan direbus dengan air. 

Lalu gula merah dan umbi-umbian seperti talas akan dimasukkan. Setelah bubur mengental, itu bisa dinikmati dengan kuah santan yang sudah dimasak sebelumnya. 

Santan yang encer bisa memudahkan bubur sagu yang lengket untuk dinikmati.

14. Bubur mutiara khas Jakarta

resep bubur mutiara untuk takjil buka puasa
ilustrasi bubur mutiara (dok. Yummy App/Galia Salfitri)

Butiran sagu yang berwarna merah adalah bahan utama membuat bubur mutiara. Bubur asli Jakarta ini memiliki warna cantik karena memadukan putihnya santan dan biji mutiara yang merah cerah.

Meski sederhana, tapi kamu tidak akan kecewa setelah mencobanya. Bubur ini bertekstur kenyal dengan rasa legit-gurih yang tidak berlebihan.  

Dibandingkan jenis bubur manis lain, bubur mutiara cenderung lebih encer jadi terasa lebih ringan di mulut. 

15. Bubur kampiun khas Minang

potret bubur kampiun
potret bubur kampiun (flickr.com/ Rian Farisa)

Bubur kampiun adalah jenis bubur manis asli Sumatera Barang yang melengkapi keragaman kuliner khas Nusantara.

Semangkuk bubur kampiun ini sangat komplit, dengan isian berupa ketan putih, bubur sumsum, kolak pisang, kolak ubi, kacang hijau, hingga pacar cina yang disiram kuah santan. 

Warnanya yang cantik juga menggugah selera, apalagi saat dicicip pasti akan sulit berhenti di suapan pertama. Bubur kampiun sering dinikmati saat pagi hari, dan jadi menu takjil di bulan puasa.

Berbagai jenis bubur khas Nusantara memiliki keunikan tersendiri sesuai dengan kearifan lokal daerah. Bubur tidak hanya menjadi opsi pengganti nasi, tapi juga melebur jadi sajian utama dalam perayaan tradisi. Dengan tersedianya versi bubur asin dan manis, kamu punya banyak kesempatan mengeksplor wisata kuliner Indonesia. 

Baca Juga: Resep Bubur Suro, Makanan Khas Tahun Baru Islam yang Penuh Makna

Topik

Bagikan:

Artikel Terpopuler

resep masakan terkait

Thea Priestiashanti

Thea Priestiashanti

Bubur Kampiun #MabarYummyCommunityRamadhan

Bubur Kampiun #MabarYummyCommunityRamadhan

(4.7)

7 langkah

recooks-0
Retno Adiesty

Retno Adiesty

Bubur Ayam Chinese

Bubur Ayam Chinese

(5.0)

5 langkah

814

Artikel Lainnya di kuliner