Advertisement

Advertisement

Advertisement

10 Manfaat Susu Almond untuk Ibu Hamil, Bantu Cegah Depresi

Kaya akan nutrisi bagi ibu dan calon bayi

10 Manfaat Susu Almond untuk Ibu Hamil, Bantu Cegah Depresi

penulis:

Ikhsanny Novira Ishlah

Bagikan:

Masa kehamilan merupakan saat-saat penantian berharga bagi calon orangtua, terutama ibu. Beragam persiapan dilakukan, termasuk memberikan nutrisi terbaik untuk janin dalam kandungan. 

Salah satu sumber nutrisi yang bisa dijadikan pilihan adalah susu almond yang nikmat dan kaya manfaat. Susu almond merupakan sumber protein yang aman dikonsumsi bagi para ibu yang memiliki alergi susu sapi.

Susu ini juga bisa kamu jadikan pilihan jika bosan dengan susu sapi dan ingin menggantinya dengan sumber nutrisi yang serupa.

Selain menjadi alternatif asupan protein, susu almond juga merupakan sumber serat yang bermanfaat untuk sistem pencernaan ibu hamil. Susu almond juga mengandung semua jenis asam amino esensial dan nonesensial yang sangat baik untuk membantu perkembangan saraf janin.

Nah, jika kamu tertarik untuk mengonsumsi susu almond di masa kehamilan, sebaiknya simak ulasan tentang manfaat susu almond untuk ibu hamil berikut ini.

Advertisement

1. Mencegah risiko kelainan otak pada janin

1. Mencegah risiko kelainan otak pada janin
freepik.com

Susu almond merupakan sumber asam lemak esensial dan nonesensial yang lengkap. Mengandung asam lemak omega-3 yang sangat berperan penting dalam pembentukan dan perkembangan saraf, otak, dan retina janin. 

Advertisement

2. Mencegah gangguan depresi perinatal pada ibu

2. Mencegah gangguan depresi perinatal pada ibu
freepik.com

Asam lemak juga dapat membantu mencegah depresi perinatal pada ibu, yaitu gangguan  mood di masa kehamilan dan pasca melahirkan yang kerap kali terjadi. Istilah ini juga biasanya disebut sebagai baby blues yang dapat membahayakan bagi ibu dan juga bayi.

3. Mencegah kolesterol

3. Mencegah kolesterol
freepik.com

Tidak hanya untuk proses perkembangan janin, asam lemak omega-3 juga memberikan manfaat baik bagi ibu selama kehamilan. Hal ini karena asam lemak omega-3 dapat membantu mengontrol kolesterol, menjaga kesehatan jantung, dan mengontrol tekanan darah pada ibu hamil.

4. Meningkatkan produksi dan kualitas ASI

ilustrasi menyimpan ASI yang benar
ilustrasi botol susu dengan ibu dan anaknya (freepik.com/rawpixel.com)

Kandungan asam lemak omega-3 yang terkandung di dalam susu almond memang memiliki banyak manfaat baik bagi ibu dan janin. Salah satunya yaitu meningkatkan kuantitas ASI, sekaligus juga dengan kualitasnya. Jadi, ASI yang ibu hasilkan pun tidak hanya banyak, namun juga bernutrisi bagi bayi.

5. Menyehatkan sistem pencernaan

5. Menyehatkan sistem pencernaan
freepik.com

Kandungan serat merupakan salah satu nutrisi makro yang ada di dalam susu almond, yang membuatnya sering diburu. 

Masalah pencernaan seperti sembelit umum sekali terjadi pada ibu hamil. Namun, bukan berarti kondisi ini bisa dibiarkan.

Hal yang dapat dilakukan adalah dengan mengonsumsi cukup serat, salah satunya bisa didapat dari susu almond. Serat pada susu almond dapat meningkatkan sistem pencernaan ibu hamil dan mencegah penumpukan lemak di perut.

6. Mengontrol tekanan gula darah

6. Mengontrol tekanan gula darah
freepik.com

Susu almond terkenal dengan kandungan serat yang membuatnya menjadi alternatif makanan dan camilan diet atau bagi para penderita diabetes. Hal ini juga membuatnya baik dikonsumsi oleh ibu hamil karena kadar karbohidrat yang rendah dengan serat pangan yang tinggi. Dengan begitu, almond memiliki indeks glikemik yang lebih rendah yang dapat mengontrol kadar gula dalam darah.

7. Menangkal radikal bebas

7. Menangkal radikal bebas
freepik.com

Susu almond merupakan salah satu sumber antioksidan yang baik. Saat ibu melakukan aktivitas di luar rumah, rentan sekali terkena polusi, debu, atau sumber penyakit yang dapat mengganggu kehamilan. 

Konsumsi rutin susu almond akan dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh dengan cara menangkal radikal bebas yang masuk, sehingga kesehatan fisik ibu selama kehamilan pun dapat terjaga.

8. Mengatasi masalah kulit selama masa kehamilan

8. Mengatasi masalah kulit selama masa kehamilan
freepik.com

Permasalahan kulit sering kali tiba-tiba muncul pada masa kehamilan seperti hyper-pigmentasi, kulit yang terlihat kusam, dan masalah jerawat. Kandungan vitamin E pada susu almond memiliki efek antioksidan yang dapat dapat membantu merawat kulit dalam, serta menangkal radikal bebas yang dapat merusak sel di dalam tubuh.

Selain untuk ibu, susu almond juga dapat merawat kulit janin dan mengurangi risiko alergi kulit pada bayi setelah lahir. 

9. Mengurangi stres

9. Mengurangi stres
freepik.com

Berkat kandungan magnesium di dalam susu almond, perasaan tidak nyaman yang timbul saat hamil yang dapat memicu stres dapat diatasi dengan menurunkan hormon kortisol. Hal ini akan dapat membantu ibu hamil untuk lebih rileks, tidur lebih nyenyak, dan mencegah perasaan negatif.

10. Memelihara kesehatan tulang

description
ilustrasi segelas susu almond (freepik.com)

Ibu hamil disarankan untuk mengonsumsi beragam jenis nutrisi, salah satunya kalsium yang berperan aktif dalam menjaga kesehatan tulang di masa kehamilan. Meski kandungan kalsiumnya tidak sebanyak susu sapi, namun susu almond tetap dapat menjadi sumber alternatif kalsium pada saat hamil.

Selain untuk ibu, kalsium dan vitamin D pada susu almond juga akan diserap oleh janin untuk membantu organ pertumbuhannya.

Itulah 10 manfaat susu almond untuk ibu hamil yang penting kamu ketahui. Kamu juga tetap harus memperhatikan produk susu almond yang dikonsumsi, ya, sebab beberapa produk memiliki gula tambahan hingga perisa buatan.

Tetap konsultasikan pada dokter kandungan kamu untuk mengetahui kebutuhan nutrisi yang diperlukan sebelum mulai mengonsumsinya, ya, Sobat Yummy!

Baca Juga: 8 Manfaat Bayam Merah untuk Ibu Hamil, Dukung Tumbuh Kembang Janin

Bagikan:

Advertisement

Artikel Terpopuler

Advertisement

resep masakan terkait

Yummy Official

Yummy Official

Almond Milk

Almond Milk

(4.7)

30 mnt

22 rb

Artikel Lainnya di nutrisi

Advertisement