
Step 1
Dalam wadah A, masukkan 5 kuning telur dan 1 putih telur, tuang minyak sayur dan vanilla essence lalu aduk rata.

Step 2
Masukkan kaboca dengan cara disaring supaya hasilnya lembut. Aduk rata.

Step 3
Masukkan terigu dengan cara diayak.

Step 4
Aduk menggunakan ballon whisk. Sisihkan.

Step 5
Dalam wadah B yang berisi 5 butir putih telur, masukkan garam dan air perasan jeruk nipis, kemudian mikser dengan kecepatan rendah. Masukkan gula pasir secara bertahap sambil terus dimikser. Setelah semua gula masuk, naikkan kecepatan mikser, dan terus dimikser hingga soft peak (jika mikser diangkat, maka akan terbentuk jambul yang ujungnya melengkung).

Step 6
Masukkan adonan A ke dalam adonan B secara bertahap sambil diaduk dengan teknik aduk lipat. Lakukan hingga tercampur rata.

Step 7
Tuang ke dalam loyang (saya pakai 2 loyang ukuran 10cm x 20cm).

Step 8
Panggang dengan teknik au bain marrie selama 40-60 menit (sebelumnya oven telah dipanaskan terlebih dahulu di suhu 160 derajat celcius). Setelah matang, matikan api tetapi cake dibiarkan dulu di dalam oven supaya cake tidak mengkerut akibat penurunan suhu yang terlalu drastis.

Step 9
Potong cake ketika sudah benar-benar dingin dan gunakan pisau yang tajam supaya hasilnya mulus.