Ini Perbedaan Oat, Muesli, dan Granola, Lebih Baik Mana?

Simak biar tidak lagi bingung lagi perbedaan ketiganya!

Ini Perbedaan Oat, Muesli, dan Granola, Lebih Baik Mana?

penulis:

Ikhsanny Novira Ishlah

Bagikan:

Bagi kamu yang sedang berkomitmen menjalankan hidup sehat, pasti sudah memiliki beberapa pilihan dan alternatif makanan di samping nasi atau sumber karbohidrat lain seperti kentang. Salah satunya dengan mengonsumsi oat, muesli, atau granola sebagai pilihan makanan yang lebih sehat.  

Ketiganya biasa menjadi menu sarapan bernutrisi untuk dapat mempersiapkan tubuh memulai hari. Sumber serat, vitamin, dan mineral di dalamnya juga dapat membantu mengontrol kolesterol dan gula darah. Sehingga cocok menjadi pilihan sarapan sehat, terutama untuk kamu yang sedang diet.

Namun, oat, muesli, dan granola kerap kali disamakan karena sedikit mirip, baik segi tampilan dan bahan dasar. Apakah kamu sendiri juga bingung bagaimana cara menentukan perbedaannya? Yuk, simak penjelasan berikut!

1. Mengenal oat dan jenis-jenisnya

setoples oatmeal
ilustrasi oatmeal (pexels.com/i aboud)

Oat merupakan biji-bijian dengan nama latin Avena sativa yang disebut-sebut sebagai jenis biji-bijian paling sehat di dunia. Tanaman oat banyak tumbuh di negara subtropis dan sering kali dianggap sama dengan gandum. Padahal keduanya berbeda, lho.

Meski sama-sama sumber karbohidrat, namun oat merupakan biji sereal utuh. Sementara gandum seringkali diolah menjadi bahan mentah berupa tepung.

Oat juga merupakan sumber serat, vitamin, dan antioksidan, serta bebas gluten. Jadi, tidak heran jika oat dapat dikenal sebagai biji-bijian sehat. Cocok dikonsumsi oleh orang-orang yang alergi gluten. Sering kali pula oat diolah menjadi tepung untuk menggantikan fungsi tepung serbaguna lainnya yang mengandung gluten.

Biji oat utuh atau whole oat biasanya akan dikuliti dan dipanggang dalam suhu rendah untuk dijadikan oats groat agar bisa dikonsumsi. Untuk dapat dikonsumsi, groats bisa dimasak bersama air dan susu. Hasil dari proses memasak oat groats bersama air dan susu nilah yang kemudian disebut oatmeal.

Oat dibedakan dalam beberapa klasifikasi berdasarkan cara pengolahannya, tekstur, cara pengolahan, dan waktu penyajian. Berikut macam-macam oat dan perbedaannya.

1. Oat groats

Oat groats atau whole oat merupakan biji oat utuh yang hanya melalui proses pelepasan dari kulit luarnya yang tidak bisa dimakan. Proses singkat ini dapat menjaga nutrisi yang ada di dalamnya, namun harus diproses dan dimasak dalam waktu yang cukup lama saat akan dinikmati.

2. Steel-cut oat

Jenis ini merupakan oat groats yang dipotong kasar dengan pisau baja, sehingga bentuk aslinya akan tetap sama saat dimasak. Jenis ini juga merupakan oat yang tidak melalui proses pemasakan. Oleh karena itu, sebelum menyantapnya, dibutuhkan waktu yang cukup lama sekitar 30 menit untuk memasak. Teksturnya kenyal dan lebih chewy, serta lebih lama dicerna oleh tubuh dan akan mempertahankan rasa kenyang yang cukup lama.

3. Rolled oat

Oat ini berasal dari groats yang telah dilembutkan dengan cara dikukus agar mudah dibentuk. Setelah itu, dipres hingga pipih dengan mesin penggilas atau roller yang nantinya akan menghasilkan bentuk pipih.

Nah, dari jenis inilah produk-produk lain berasal seperti muesli dan granola, cereal bar, dan bubur oat. Dari segi tekstur dan waktu memasak, jenis oat ini tidak terlalu lembek seperti bubur, dan tidak perlu dimasak terlalu lama.

4. Quick oat

Jenis oat ini bisa dimasak dengan cepat dan praktis hanya dalam waktu kurang dari 5 menit. Proses memasak yang cepat ini merupakan hasil dari proses pengolahan yang cukup panjang dengan menggiling biji oat hingga menjadi serpihan halus, dikukus setengah matang, kemudian dikeringkan. Teksturnya lembut dan dapat dihidangkan hanya dengan menyeduh dengan air panas atau dimasukkan ke dalam microwave.

5. Instan oat

Sama seperti quick oats, bedanya instan oatmeal digiling lebih halus lagi dan terdapat tambahan garam, gula, dan perisa.

Baca Juga: 7 Jenis Oat yang Cocok untuk Diet, Mana Pilihanmu?

2. Apa itu muesli?

semangkuk muesli
ilustrasi semangkuk muesli (pexels.com/JÉSHOOTS)

Muesli merupakan gabungan dari raw rolled oat dengan biji-bijian dan kacang-kacangan seperti biji chia, kacang almond, dan buah-buahan yang dikeringkan seperti pisang, pisang, anggur, kurna, dan ceri.

Oat dan muesli memiliki rasa yang cenderung sama, yaitu hambar. Hal ini dikarenakan tidak ada penambahan gula atau pemanis. Muesli juga tidak melewati proses pemanggangan, sehingga kamu perlu mengolah atau memasaknya terlebih dahulu sebelum disajikan.

Tapi, cara memasak muesli gampang, kok. Kamu bisa membuatnya menjadi overnight oats dengan menambahkan yogurt atau susu, lalu simpan dalam kulkas semalaman. Atau, muesli juga bisa disajikan sebagai sarapan dengan tambahan topping buah-buahan supaya lebih segar dan bergizi.

3. Apa itu granola?

setoples granola
ilustrasi setoples granola (pexels.com/rie rosa)

Kerap disangka sama dengan muesli, granola sebetulnya sedikit berbeda, lhoMeski sama-sama merupakan campuran dari rolled oat, buah-buahan kering, kacang-kacangan, dan biji-bijian, ada perbedaan mendasar yang menjadikan kedua bahan pangan ini berbeda.

Pada granola, campuran bahan-bahan tersebut diaduk dengan minyak kanola atau mentega dan diberi pemanis tambahan, seperti madu atau sirup maple untuk memberikan tekstur cruchy dan menjadi perekat semua bahan. Granola kemudian melalui proses pemanggangan yang membuatnya dapat langsung disantap saat sampai di tangan konsumen tanpa perlu diolah atau dimasak terlebih.

Kamu tetap bisa menyajikan granola dengan campuran bahan lain seperti susu, madu, atau yogurt. Tekstur dan cita rasa granola mirip dengan sereal, dijamin diet jadi lebih menyenangkan karena sangat memanjakan lidah.

Namun, jika kamu ingin mengontrol asupan gula, sebaiknya kamu menghindari atau mengurangi konsumsi granola. Sebab granola memiliki tambahan pemanis dan perisa Walaupun kandungan serat pada rolled oats tetap memiliki kandungan serat yang cukup dan bermanfaat untuk tubuh.

Itulah perbedaan mendasar antara oat, muesli, dan granola. Jadi, muesli dan granola sama-sama merupakan campuran dari rolled oat dengan tambahan buah kering dan kacang-kacangan. Jika granola memiliki tambahan madu atau sirup mapel dan telah melalui proses pemanggangan, muesli justru tidak sama sekali dan memiliki rasa yang lebih hambar.

Nah, setelah mengetahuinya, sekarang kamu jadi lebih yakin dalam memilih bahan makanan yang tepat untuk memenuhi nutrisi tubuhmu.

Baca Juga: Inilah Perbedaan Quaker Oats Merah dan Biru yang Wajib Kamu Tahu!

Bagikan:

Artikel Terpopuler

resep masakan terkait

Puspitasari Anggradewi

Puspitasari Anggradewi

Pisang Muesli Panggang

Pisang Muesli Panggang

(5.0)

8 langkah

618

Artikel Lainnya di nutrisi