8 Contoh Makanan Kontinental dan Ciri-cirinya

​Rangkaian menu hidangan ala Eropa

8 Contoh Makanan Kontinental dan Ciri-cirinya

penulis:

Ikhsanny Novira Ishlah

Bagikan:

Makanan kontinental adalah makanan yang berasal dari negara-negara yang terpengaruh budaya barat seperti Eropa, Amerika, dan Australia. Awal mula perkembangan hidangan ini dimulai dari daratan Eropa, tepatnya di Prancis. Prancis kemudian menjadi pusat kebudayaan kuliner untuk hidangan-hidangan kontinental dunia.

Makanan kontinental disajikan dalam tiga tahap dan tentunya tidak disajikan secara bersamaan, melainkan bergantian. Penyajian menu makanan diawali dengan hidangan pembuka atau appetizer, hidangan utama atau main course, dan hidangan penutup atau dessert. Lanjut scroll untuk informasi selengkapnya tentang makanan kontinental, ya!

1. Appetizer

menu kontinental
creme fraiche sebagai menu appetizer (unsplash.com/Sebastian Coman Photography)

Dikutip dari buku Buku Pintar Masak Hidangan Kontinental karya Cucu Cahyana dan Guspri Devi Artanti, hidangan pembuka merupakan rangkaian pertama yang disajikan sebelum rangkaian lainnya. Appetizer bertujuan untuk membangkitkan selera makan.

Ciri-ciri hidangan pembuka adalah penampilannya menarik (dainty) sehingga orang akan tergiur untuk menyantapnya. Selain itu, porsinya yang disajikan ringan (light) sehingga tidak membuat kenyang. Hidangan biasanya memiliki cita rasa asin dan gurih.

Appetizer bisa disajikan dingin yang disebut dengan cold appetizer. Dihidangkan pada suhu 100 derajat Celsius. Sedangkan untuk hidangan hot appetizer dihidangkan panas seperti sup dan hummus.

Berikut beberapa contoh menu appetizer dan asal negaranya.

Canape - Prancis

makanan kontinental
ilustrasi canape khas prancis (unsplash.com/Shaun Meintjes)

Canape adalah salah satu contoh makanan appetizer yang dihidangkan dalam porsi kecil satu kali suapan (bite-size). Komposisi canape terdiri dari potongan roti bakar atau biskuit yang diolesi dengan butter, mayonaise, atau keju untuk merekatkan roti dengan topping makanan di atasnya.

Topping makanan yang digunakan adalah makanan hewani, nabati, buah, atau kacang. Kemudian, diberi garnish atau hiasan untuk mempercantik bentuk canape. Ada banyak variasi dari canape, variasi tersebut terdapat pada komposisi yang digunakan dalam membuat canape.

Baca Juga: Resep Ratatouille Kentang, Kuliner Khas Prancis yang Populer

Croquetas - Spanyol

makanan kontinental
ilustrasi croquetas sebagai appetizer (youtube.com/Cocina con Carmen)

Croquetas adalah fritter atau sejenis gorengan yang berasal dari Spanyol. Makanan ini disiapkan dengan dasar béchamel mentega yang didinginkan dan dibentuk menjadi roti bundar dan silinder. Dilapisi dengan kocokan telur dan remahan roti, kemudian digoreng sampai renyah dan bewarna coklat keemasan.

Ada banyak variasi dari croquetas, namun yang paling populer adalah menggabungkan daging hewan seperti ham atau ayam suwir dengan béchamel. Bahan lainnya yang juga umum digunakan adalah udang, ikan cod, dan jamur.

Focaccia - Italia

makanan kontinental
focaccia sebagai appetizer (unsplash.com/Emily G)

Focaccia adalah salah satu appetizer yang cukup mudah dibuat. Focaccia berbahan dasar roti dan menggunakan topping sederhana seperti tomat, ham, atau keju. Biasanya juga ditambahkan berbagai jenis sayuran seperti jamur, kentang, atau yang sejenis. Namun pada dasarnya, ada banyak sekali berbagai jenis topping yang bisa dipilih dan digunakan dalam penyajian focaccia.

2. Main Course

description
ilustrasi main course (unsplash.com/Louis Hansel)

Main course adalah hidangan utama berupa makanan pokok dengan komposisi makanan hewani, nabati, garniture, dan saus. Porsi untuk hidangan utama lebih padat dan banyak serta mengenyangkan.

Jenis makanan hewani yang umum dihidangkan adalah daging atau steak, ayam, dan juga hidangan laut. Untuk sayuran, yang umumnya dihidangkan adalah kol, brokoli, atau asparus. Sementara untuk garniture atau pendamping biasanya dilengkapi dengan kentang. 

Berikut beberapa menu main course dan asal negaranya.

Moussaka - Yunani

main course makanan kontinental
moussaka sebagai main course (commons.wikimedia.org/Cuklev)

Moussaka adalah masakan Yunani dan dipengaruhi juga oleh cita rasa Turki. Moussaka menggunakan terong dan béchamel atau saus putih. Di Kroasia, ada versi lain yang menggunakan kentang dan topping puding telur.

Tyrolean grostl - Austria

description
ilustrasi tiroler gröstl sebagai main course (austria.info)

Ini merupakan dish dari daerah Tirol di Austria. Makanan ini umum dikonsumsi oleh penduduk di kaki pegunungan Alpen. Seperti banyak menu Alpen lainnya, grostl cukup sederhana namun kaya akan rasa.

Grostl terdiri dari daging babi, telur goreng setengah matang, dan kentang goreng. Makanan ini kemudian dibumbi dengan bawang, garam, merica, jinten, daun majoran, dan daun parsley.

3. Dessert

makanan kontinental dessert
ilustrasi dessert (unsplash.com/Gaby Dyson)

Makanan pencuci mulut ini merupakan hidangan terakhir atau penutup dari rangkaian susunan menu hidangan kontinental. Seperti namanya pencuci mulut, penyajian dessert bertujuan untuk menghilangkan aroma pada mulut yang diperoleh dari makanan sebelumnya. Hidangan penutup bercita rasa manis dan segar. Dessert juga disajikan dalam porsi yang kecil.

Dessert juga terbagi dalam tiga kelompok utama, yaitu cold dessert yang disajikan dengan suhu dingin atau suhu ruang dengan contoh hidangan seperti custard, pudding, atau kue. Pengelompokan kedua adalah hot dessert yang disajikan pada suhu 40-50 derajat Celsius dengan contoh hidangan pancake, atau souffle. Kemudian ada kelompok frozen dessert yang disajikan beku seperti es krim dan sorbet.

Nah, berikut beberapa menu dessert untuk pencuci mulut.

Crepe atau Pancake - Prancis

dessert makanan kontinental
crepes sebagai dessert (unsplash.com/Austin P)

Crepes berawal dari daerah Bretagne di Prancis barat, kemudian menyebar ke seluruh Eropa Timur. Adonan crepes terbuat dari tepung terigu, gula, garam, susu, telur, dan lemak. Adonan ini diberikan isian berupa selai atau potongan buah dan disajikan dengan saus manis yang berasal dari sari buah.

Qumështor - Albania

dessert makanan kontinental
qumështor sebagai dessert (youtube.com/100receta)

Hidangan ini merupakan puding panggang yang terbuat dari telur, susu, tepung, mentega, dan gula. Cara membuatnya hanya dengan mencampur kocokan telur dengan gula, mentega cair, dan tepung. Seluruh bahan tadi kemudian dipanggang di dalam oven.

Pavlova - Australia

dessert makanan kontinental
kue pavlova sebagai dessert (unsplash.com/Eugene Kuznetsov)

Pavlova adalah makanan penutup asal Australia yang berbahan dasar meringue, putih telur, gula kastor, dan buah. Memiliki tampilan yang cantik, pavlova juga sering dihidangkan pada perayaan-perayaan tertentu seperti perayaan musim panas di Australia. Kue ini sangat ringan, memiliki tekstur yang berkerak di luar, namun lembut di dalam.

Baca Juga: ​10 Resep Dessert Sehat yang Mudah, Nikmat, dan Murah

Setelah mengenal berbagai macam jenis makanan kontinental, sekarang kamu jadi lebih tahu budaya dan cara makan sebagian masyarakat dunia deh! Penyajian makanan di atas utamanya berkembang di Eropa atau di negara-negara yang dipengaruhi oleh budaya Barat seperti Amerika dan Australia.

Tertarik berkunjung langsung ke sana dan merasakan makan dengan rangkaian menu di atas?

Penulis: Ikhsanny Novira Ishlah

Baca Juga: Resep Makanan Internasional yang Mudah Dibuat, dari Asia hingga Eropa!

Topik

Bagikan:

Artikel Terpopuler

resep masakan terkait

Yummy Official

Yummy Official

Fruity Pavlova

Fruity Pavlova

(4.7)

90 mnt

9.8 rb

Yummy Official

Yummy Official

Caramelized Garlic Butter Prawn

Caramelized Garlic Butter Prawn

(4.9)

25 mnt

recooks-0
recooks-1
recooks-2
recooks-3

+37

Artikel Lainnya di kuliner