Advertisement

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

5 Perbedaan Daun Bawang dan Daun Prei, dari Bentuk hingga Nutrisi!

Meskipun mirip, tapi daun bawang dan daun prei itu beda lho!

5 Perbedaan Daun Bawang dan Daun Prei, dari Bentuk hingga Nutrisi!

penulis:

Elvina Lathifa

Bagikan:

Meskipun mirip, daun bawang dan daun prei memiliki perbedaan. Jika kamu ingin mengolah daun-daun tersebut, kedua daun itu bisa ditemukan di pasar. Terbilang mudah untuk didapatkan karena penggunaannya yang sangat lumrah pada menu masakan sehari-hari.

Dibandingkan dengan daun bawang, daun prei mungkin terdengar lebih asing, ya, Sobat Yummy? Kedua daun tersebut sering ada di dapur untuk dijadikan bahan masakan. Serupa tapi tak sama. Daun bawang dan daun prei tetap memiliki perbedaan. Berikut penjelasannya.

Baca Juga: Resep Seblak Cobek atau Seblak Coet Viral ala Rafael Tan, Ngeunah!

1. Apa itu daun bawang dan daun prei?

Perbedaan daun bawang dan daun prei
ilustrasi macam-macam bawang (pixabay.com/Shutterbug75)

Daun bawang, atau disebut juga dengan scallion atau spring onion, adalah bagian atas dari tanaman bawang yang tumbuh dalam bentuk daun yang panjang dan tipis. Biasanya memiliki batang berwarna putih dan daun berwarna hijau gelap. Rasanya yang segar dan sedikit pedas menjadikan daun bawang sangat populer dalam hidangan Asia, terutama dalam masakan Tiongkok, Jepang, dan Korea.

Sedangkan, daun prei adalah salah satu jenis sayuran yang populer di kalangan pecinta masakan. Sayuran ini memiliki tekstur yang renyah dan rasa yang lezat, membuatnya menjadi bahan yang sering digunakan dalam berbagai hidangan. Selain memberikan kelezatan pada masakan, daun prei juga memiliki sejumlah manfaat yang baik bagi tubuh.

2. Beda bentuknya

Perbedaan daun bawang dan daun prei
ilustrasi bawang (pexels.com/meli maeder)

Daun bawang memiliki morfologi berupa batang ramping dan panjang, dengan daun berwarna hijau yang tipis dan panjang. Daun ini memiliki tekstur yang keras dan otot, dan ujungnya berbentuk runcing.

Di sisi lain, daun prei memiliki batang yang lebih tebal dan bulat, dengan daun yang lebih lebar dan panjang jika dibandingkan dengan daun bawang. Daun prei memiliki warna hijau yang sama, namun lebih lebar dan panjang. Selain itu, tekstur daun prei juga lebih lembut dan berongga.

Dalam hal bentuk dan tekstur daun, daun bawang memiliki batang ramping dan daun tipis yang keras. Sedangkan daun prei memiliki batang tebal dan bulat dengan daun yang lebih lebar, lembut, dan berongga.

Baca Juga: Resep Risol Mayo ala Margo yang Lumer dan Creamy

3. Aroma dan rasa berbeda

Perbedaan daun bawang dan daun prei
ilustrasi daun bawang (pixabay.com/couleur)

Daun bawang memiliki aroma yang tajam, kuat, dan khas yang mirip dengan bawang merah. Aroma ini cenderung lebih intens dan dominan. Rasanya pedas dengan sentuhan bawang merah yang memberikan rasa karakteristik pada masakan. Saat digunakan dalam masakan, daun bawang mampu memberikan aroma yang menarik dan menghadirkan kelezatan ekstra pada hidangan.

Di sisi lain, daun prei memiliki aroma yang lebih lembut dan subtil. Aromanya cenderung lebih ringan dan tidak sekuat aroma daun bawang.

Aroma daun prei tergolong manis dengan sentuhan segar. Rasanya juga lebih ringan dibandingkan dengan daun bawang. Daun prei sering digunakan untuk memberikan sedikit kelezatan pada masakan tanpa menguasai aroma utama bahan makanan lainnya.

Dalam pemilihan daun bawang atau daun prei dalam masakan, tergantung pada preferensi pribadi dan efek rasa yang diinginkan. Daun bawang cocok digunakan ketika ingin memberikan aroma yang kuat dan tajam pada hidangan, sedangkan daun prei cocok digunakan ketika ingin mendapatkan aroma yang lembut dan rasa yang lebih ringan.

4. Penggunaan dalam masakan

Perbedaan daun bawang dan daun prei
ilustrasi daun bawang ([pixabay.com/jackmac34)

Daun bawang sering digunakan sebagai bumbu dalam masakan Asia, terutama dalam hidangan seperti mie goreng, sup, tumis, dan hidangan lainnya. Biasanya daun bawang dipotong menjadi potongan kecil dan ditambahkan pada akhir proses memasak untuk memberikan aroma dan rasa yang segar.

Di sisi lain, daun prei juga digunakan dalam berbagai hidangan, termasuk sup, sauté, quiche, dan pai. Bagian putih batang prei sering digunakan dalam saus dan sop, sedangkan daun hijaunya dapat digunakan sebagai hiasan atau ditambahkan pada hidangan sebelum penyajian.

5. Nutrisi yang terkandung

Perbedaan daun bawang dan daun prei
ilustrasi beragam bawang (pixabay.com/Shutterbug75)

Daun bawang memiliki manfaat yang beragam bagi kesehatan. Kandungan vitamin A dalam bawang hijau dapat mendukung kesehatan mata dan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C yang terdapat dalam bawang hijau berperan penting dalam menjaga kesehatan kulit, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan membantu penyerapan zat besi. Selain itu, vitamin K dalam bawang hijau memiliki peran dalam pembekuan darah dan kesehatan tulang.

Daun prei juga memiliki manfaat yang signifikan bagi tubuh. Kandungan vitamin A dalam daun prei bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata dan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C yang terdapat dalam daun prei berperan penting sebagai antioksidan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan membantu produksi kolagen. Vitamin K dalam daun prei berperan dalam pembekuan darah dan kesehatan tulang.

Dengan memahami perbedaan antara daun bawang dan daun prei, kamu akan dapat memaksimalkan masakan yang kamu buat. Cita rasanya pun menyesuaikan selera masing-masing. Sehingga, makan akan menjadi lebih puas karena rasa cocok dengan lidah.

Baca Juga: Cara Menyimpan Bawang Merah dan Putih di Kulkas Agar Awet

Topik

Bagikan:

Artikel Terpopuler

resep masakan terkait

Anugrah Lestari

Anugrah Lestari

Burjo Madura

Burjo Madura

(5.0)

5 langkah

122

Artikel Lainnya di tips